Thursday, September 27, 2012


MENJALANI HIDUP DENGAN KETENANGAN

Suatu hari seorang teman datang berkunjung dan berbicara padaku setelah sedikit basa basi. Ia bertanya “Miss, kayanya enak banget sih jadi dirimu?” aku hanya tersenyum dan bertanya “Kenapa?”. Ia melanjutkan “Iya, kayanya santai banget, mau lagi susah, lagi senang, enjoooy aja nikmatin hidup!” kaya ga ada beban..
Dan lagi aku hanya tersenyum, “lho mau gimana lagi? Yang saya tahu, semua sudah di atur kok sama yang di atas! Ya saya hanya jalani hidup aja.. yakin aja kalau Allah sudah punya rencana.” Paling saya biasa konsultasi ke teman yang saya percayai, orangtua maupun saudara, atau ustadz lah, kalau sekiranya masalah yang saya hadapi itu sudah berat banget!”Mungkin karena terbiasa hidup jauh dari orangtua, jadi kalau ada masalah sekuat tenaga ya dipecahkan dulu sendiri, ya sambil berdo’a juga sih sampe nangis-nangis ya curhat aja sama Allah”.
Mengutip dari sebuah majalah, “Bukanlah hidup itu yang menyempit, tapi diri sendiri lah yang merasa sendiri dalam menghadapi kehidupan.” Kalau kita merasa pada keseharian adanya kebersamaan Allah dalam setiap langkah kita, kita akan merasa bahwa Allah S.W.T lah penawar segala duka lara kita.
Lain jika dalam kesibukan kita yang mungkin terlalu terlena sehingga terasa sunyi, galau, hampa, bahkan emosi yang tinggi bisa muncul secara pelan tapi pasti. Tak ada rasa yang membuat kita ingat bahwa ada penolong, pengawas, pembimbing serta penyejuk hati kita karena hati kita terlalu gersang.
“… Sesungguhnya dengan dzikrullah, hati kita menjadi tenang…”(QS Ar-Radu:28).
Meski tidak terlalu paham, ya memang hal ini sering aku lakukan, sebisa aku aja lah. Jadi ya merasa santai aja. Mau di bilang terlalu santai ya nggak juga, hehe.
            Intinya menikmati hidup. “Semoga Allah S.W.T menganugrahkan rasa kebersamaan Allah S.W.T dalam hati kita selamanya.” Amin.





No comments:

Post a Comment